Indobetplay.com - Balut merupakan salah satu kuliner Filipina yang terkenal karena keunikannya. Telur berisi embrio Bebek jadi jajanan khas di sana. Balut biasanya berisi janin bebek berumur 17 hari. Sebelum dimakan, balut direbus utuh terlebih dahulu. Kemudian baru bagian atasnya dipecahkan.
Balut pada Filipina sebenarnya telur bebek atau telur ayam yang telah dibuahi selama tiga minggu, dengan embrio di dalamnya. Embrio terbentuk dengan semua pelengkap normal yang Anda temukan pada bebek atau ayam yang masih benar-benar muda, seperti kaki, sayap sebagian berbulu, lengkap dengan paruhnya juga!
Kerangka sebagian terbentuk dari embrio adalah apa yang memberi Balut yang khas rasa renyah nya. Asal usul hidangan ini dikatakan dari China "Maodan" atau feathered egg (telur berbulu) dalam bahasa Inggris. The Indocina dan Thailand juga memiliki sesuatu yang mirip dengan Balut. Namun demikian, itu adalah orang Filipina yang telah membuat hidangan ini terkenal populer.
Bisa dibilang, budaya Filipina sebenarnya berkisar hidangan ini. Hanya di sini di Filipina anda bisa mendapatkan Adobong Balut, Balut botol, Balut acar, Balut omelet di samping kulit, tradisional mengisap balut dan berbagai gobble. Hidangan ini juga sangat dianggap sebagai afrodisiak oleh orang-orang Filipina.
Setidaknya, kami sekarang tahu rahasia kejantanan pria Filipina. Hal ini tidak biasa bagi pria dan masyarakat Filiphina untuk berkumpul sekiranya di malam hari untuk sesi minum dengan Balut sebagai "Pulutan" (finger food).
Untuk menikmati Balut, Anda perlu mengetuk ujung runcing dari telur untuk membuat lubang yang cukup besar untuk menghisap kaldu keluar dari telur, langkah berikutnya adalah untuk mengupas telur dan mengekspos sebagian tukik terbentuk.
Tambahan garam, campuran cabai, bawang putih, dan cuka ke dalamnya dapat meningkatkan citarasa balut. Makanan ini banyak disantap karena dianggap bernutrisi dan menambah kekuatan. Selain Filipina, masyarakat Laos, Kamboja, dan Vietnam juga mengonsumsinya.
Artis yang berprofesi sebagai Chef, Farah Quin juga sudah pernah mencoba kuliner yang satu ini.
Gimana? Berani mencobanya?


0 komentar:
Posting Komentar